Yuk Ketahui Tentang Perbedaan Antara Mode Sleep dan Hibernate

Auto Draft

Jika kamu pengguna setia sistem operasi Windows, tentu saja kamu sudah mengenal dengan baik apa yang dimaksud dengan mode sleep dan juga hibernate.

Keduanya memang sebuah pilihan agar kamu bisa menghemat daya dari perangkat yang kamu miliki. Baik mode sleep atau hibernate pada dasarnya dapat diaktifkan secara manual atau secara otomatis. Dalam hal ini jika kamu ingin melakukan secara manual, kamu hanya perlu pergi ke pilihan daya yang ada di tampilan menu utama kemudian pilih mode yang ingin kamu gunakan.

Selanjutnya perangkat yang kamu miliki akan langsung masuk ke mode yang sudah kamu pilih sebelumnya. Sedangkan jika kamu ingin melakukannya secara otomatis, kamu harus melakukan pengaturan waktu terlebih dahulu.

Kamu bisa melakukan pengaturan waktu di Control Panel. Kemudian ketika komputer sedang tidak dipakai, maka sistem operasi Windows akan secara otomatis masuk ke dalam mode sleep atau hibernasi sesuai dengan setting yang sudah kamu lakukan sebelumnya.

Mungkin saja beberapa dari kita mempunyai pemikiran bahwa mode sleep dan juga hibernate ini sama, tidak ada perbedaan diantara kedua mode ini.

Akan tetapi, pada kenyataannya kedua mode ini mempunyai perbedaan. Walaupun pada dasarnya mempunyai tujuan yang sama, yaitu untuk melakukan penghematan daya, tetapi ada beberapa perbedaan cara kerja diantara kedua mode ini.

Auto Draft

1. Penggunaan Daya

Ketika perangkat komputer atau laptop yang kamu miliki masuk ke dalam mode sleep, maka sistem akan tetap mengkonsumsi daya untuk bisa bernafas, tetapi tentu saja dalam jumlah yang sangat kecil.

Salah satu bagian dari perangkat komputer atau laptop yang masih tetap menyala pada mode sleep adalah lampu notifikasi yang akan berkedip kedip. Mode ini pada dasarnya sangat berguna untuk menghemat listrik yang ada pada PC dan juga baterai yang ada pada laptop.

Hal ini tentu saja berbeda dengan mode hibernasi. Saat perangkat komputer atau laptop sedang berada dalam mode hibernasi, maka perangkat yang kamu miliki memang benar-benar tidak mengkonsumsi daya. Oleh karena itu, kamu dapat menghemat listrik dan daya dengan lebih baik jika dibandingkan dengan menggunakan sleep mode.

Jika kamu ingin mencari informasi tentang teknologi dan juga games terkini dan terlengkap, kamu bisa mengunjungi situs teknozone.id. Ya, pada saat ini memang situs Tekno Zone merupakan salah satu situs terlengkap yang pernah ada dengan pembahasan yang mudah dimengerti.

2. Waktu Bangun

Ketika kamu ingin membangunkan perangkat yang kamu miliki dari tidurnya, maka kamu hanya cukup menekan salah satu tombol yang ada di keyboard, sembarang.

Dalam waktu beberapa detik, layar komputer atau laptop yang kamu miliki akan menyala. Selama masih ada dalam masa tidur, sistem akan selalu siap sedia pada saat user akan menggunakannya.

Tetapi, pada saat komputer atau laptop sedang dalam mode hibernasi, maka kamu tidak akan bisa membangunkannya secara langsung.

Dalam hal ini dibutuhkan beberapa saat hingga perangkat kamu siap digunakan kembali. Bisa dikatakan perangkat yang kamu miliki harus dinyalakan dari awal lagi ketika masa hibernasinya sudah selesai.

3. Penerapan

Perlu kamu ketahui bahwa mode sleep dan juga mode hibernasi ternyata mempunyai anjuran penerapan yang berbeda. Kamu dapat menggunakan mode sleep pada saat perangkat yang kamu miliki akan ditinggalkan untuk beberapa saat saja atau tidak dalam waktu yang lama.

Sementara mode hibernasi bisa kamu gunakan ketika kamu akan meninggalkan perangkat yang kamu miliki dalam waktu yang bisa dibilang cukup lama.